Geruduk “Gedung Putih” Palopo, GAM Tuntut Eavaluasi Setahun Prabowo-Gibran 

GAM LuRa saat unjuk rasa di depan Kantor Walikota Palopo menuntut evaluasi 100 hari kerja presiden Prabowo-Gibran, Selasa (28/10/2025)

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Luwu Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan “Gedung Putih” atau yang selama ini dikenal masyarakat, sebagai Kantor Walikota Palopo, Selasa (28/10/2025), siang jelang sore tadi.

Dalam aksi tersebut mereka menuntut evaluasi terhadap satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Bertindak sebagai  Jenderal Lapangan (Jendlap) Adit.

Pengunjuk rasa membawa spanduk berisi tuntutan dan melakukan aksi bakar ban sebagai bentuk protes. Isu utama yang diangkat adalah evaluasi terhadap satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Dalam orasinya, GAM Luwu Raya menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah.
Menciptakan ruang demokrasi tanpa kriminalisasi, Membebaskan massa aksi yang ditangkap pada unjuk rasa 1 September 2025 di Kantor DPRD Kota Palopo dan Merealisasikan tuntutan rakyat terkait “tujuh belas tambah delapan”

“Kami mendesak Pemerintah menciptakan ruang demokrasi non kriminalisasi. Bebaskan massa aksi yang ditangkap. Realisasikan secepatnya tuntutan rakyat terkait tujuh belas tambah delapan,” teriak Adit.
Aksi yang berlangsung sekira kurang lebih 1 jam lebih tersebut mendapatkan pengawalan super ketat dari pihak kepolisian Polres Palopo.

“Ini sudah tugas kami dan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya unjuk rasa, kita tetap mengawal dengan humanis,” ucap salah satu polisi yang minta namanya tidak disebut.(Andri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!