Kadisdik Palopo Sebut Bully di SMPN 13 Sudah Damai, Bapak Korban: Itu “Bohong”
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Pernyataan mengejutkan disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palopo, Asnita Darwis SSTP.
Terkait kasus bully sesama siswa di SMPN 13 Kota Palopo di Kecamatan Mungkajang, tepatnya di Kambo Kota Palopo, Asnita menyebut masalah tersebut telah diselesaikan dengan memberhentikan para siswa pembully-an oleh pihak sekolah.
Tidak hanya itu, Asnita juga menyampaikan jika keluarga siswa pembully dengan pihak keluarga korban telah berdamai.
Hanya saja, pernyataan Asnita dipatahkan keluarga korban dalam hal ini ayah kandung dari siswa korban bully.
Ayah korban menyebut jika pernyataan yang dikeluarkan Kadisdik Kota Palopo adalah pembohongan publik.
“Kejadian perkelahian di SMPN 13 sudah di proses oleh pihak sekolah dan babinkamtibmas. Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga sehingga terselesaikan damai. Kita harapkan bersama kejadian yang sama tidak berulang dan memberikan pembinaan berkelanjutan. Kami akan memberikan perintah kepada Kepsek SMPN 13 agar memerintahkan kepada PTK agar tidak meninggalkan sekolah sebelum semua siswa pulang dari sekolah,” kata Asnita kepada Indeksmedia, via WhastApp Kamis (09/10/2025).
Risal, ayah korban bully kepada Indeksmedia mengatakan seluruh keluarganya tidak ada yang mengaku telah berdamai dengan para pelaku.
Kadisdik Kota Palopo diminta untuk tidak memberikan keterangan bohong kepada masyarakat.
“Tidak ada satupun dari keluarga kami yang menyebut kalau masalah ini sudah damai. Intinya kami ingin para pelaku ditangkap. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres Palopo,” tegas Risal.





Tinggalkan Balasan