Kunjungan Menag Nasaruddin di UIN Palopo Diwarnai Demo Kasus Dugaan LGBT Dosen
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID — Kunjungan Menteri Agama KH Nasaruddin Umar ke Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (3/10/2025), diwarnai aksi protes oleh sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah (AMARAH) Jilid 3.
Para mahasiswa membentangkan spanduk berisi tuntutan penonaktifan seorang dosen yang diduga terlibat dalam kasus LGBT dan pelecehan seksual terhadap mahasiswa. Aksi dilakukan saat Menteri Agama hendak meninggalkan lokasi untuk kembali ke bandara.
Akbar, salah satu perwakilan AMARAH, menyatakan aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak kampus yang dinilai belum bertindak tegas terhadap dosen terduga pelaku.
“Kami menuntut agar dosen tersebut dinonaktifkan dan kampus UIN Palopo dibersihkan dari individu yang dianggap mencoreng nama baik institusi agama,” ujar Putra dalam orasinya.
Kasus dugaan pelecehan seksual ini sedang ditangani oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) dan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Palopo.
Satgas telah menerima laporan dari tiga pelapor, yakni Muhammad Fadli, Muhammad Firmansyah, dan Muh. Futhifar Putra Pratama. Para pelapor mengaku menerima pelecehan berupa pengiriman gambar alat kelamin dari oknum dosen melalui pesan singkat.
Aksi mahasiswa sempat diwarnai ketegangan dengan pihak keamanan kampus saat spanduk dibentangkan. Meski demikian, situasi dapat dikendalikan dan tidak terjadi bentrokan.
Pihak kampus UIN Palopo menyatakan proses investigasi masih berjalan dan akan mengambil langkah tegas sesuai hasil temuan Satgas PPKS.
Kehadiran Nasaruddin di kampus tersebut dalam rangka meresmikan perubahan nama Institute Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kota Palopo. (ANDRI)





Tinggalkan Balasan