Ketua HMPS Bahasa Arab Desak Kampus Tuntaskan Kasus Dosen dan Identifikasi Potensi Pelaku Lain

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab, UIN Palopo, Al Iman, mendesak pihak kampus segera menuntaskan kasus dugaan pelanggaran etik yang menyeret salah satu dosen. Ia menilai kasus tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena bisa merusak citra lembaga pendidikan.

“Sebaiknya kampus segera menyelesaikan kasus ini secepatnya agar tidak berlarut-larut dan tidak merusak citra lembaga pendidikan,” kata Al Iman, Kamis (2/10/2025).

Lebih jauh, Al Iman meminta agar pihak kampus tidak hanya fokus pada satu kasus saja. Menurutnya, langkah evaluasi menyeluruh sangat diperlukan karena ada kemungkinan kasus serupa juga terjadi di lingkungan akademik, meski belum terungkap ke publik.

“Kami berharap pihak pimpinan mengidentifikasi dosen lain yang berpotensi melakukan hal serupa,” katanya.

Ia menekankan, jika di kemudian hari ditemukan pelaku lain, maka birokrasi tidak boleh ragu mengambil sikap. Menurutnya, tindakan cepat dan tegas akan menjadi bukti bahwa kampus benar-benar serius menjaga marwah pendidikan tinggi.

“Kalau ada pelaku lain, birokrasi sebaiknya langsung bertindak tegas dengan mencopot pelaku LGBT. Ini penting untuk menunjukkan ketegasan bahwa kampus tidak memberikan ruang bagi pelaku LGBT di lembaga pendidikan,” tegasnya.

Selain itu, Al Iman mengingatkan bahwa setiap kebijakan yang diambil kampus akan menjadi sorotan masyarakat. Ia menilai, publik menaruh ekspektasi besar agar lembaga pendidikan bisa memberi contoh nyata dalam menjaga etika dan aturan.

“Jika kampus bersikap tegas, maka kepercayaan civitas akademika dan masyarakat akan tetap terjaga. Sebaliknya, jika dibiarkan, citra kampus bisa tercoreng,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!