BB Masih Kurang, Terduga Penampar Santri di Ponpes Palopo Belum Ditahan
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Setel menerima laporan polisi terkait kasus penamparan yang dilakukan Direktur Pondok Pesantren (Ponpes) Datuk Sulaiman, Polres Palopo langsung melakukan rangkaian penyelidikan.
Polres Palopo sendiri belum menahan terduga lantaran Barang Bukti (BB) belum lengkap.
“Penyidik masih mendalami dugaan kekerasan yang dilakukan pembina pesantren,” kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi, Rabu (17/09/2025).
Supriadi, menegaskan penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti sebelum menggelar perkara.
“Jadi kasus ini akan dilakukan gelar perkara,” jelas Supriadi via WhatsApp.
Diketahui dua laporan polisi telah diterima dari orang tua korban terkait dugaan kekerasan ini.
Kasat Reskrim Polres Palopo, Syahrir, sebelumnya menjelaskan bahwa kejadian bermula pada hari Jumat dan berlanjut pada Sabtu setelah salat subuh.
Saat para santri hendak salim (cium tangan) kepada pimpinan pesantren berinisial S, korban diduga lupa sehingga ditegur dan berujung pada penamparan saat hendak bersalaman.
“Untuk laporan polisi yang satu, kasusnya sama, masih kami lidik,” jelas Syahrir.
Korban yang berusia 16 tahun mengaku telah ditampar sebanyak tiga kali. (Andri)





Tinggalkan Balasan