Demo Berujung Ricuh di DPRD Palopo, 2 Warga Diamankan

Sejumlah mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Palopo (Foto: Indeksmedia).

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID –  Demo berujung ricuh di DPRD Kota Palopo, Sulsel mengakibatkan 2 orang warga diamankan. Warga yang diamankan yakni Fangki warga Ponrang, Luwu dan Nugrah warga Wara Utara, Palopo.

Kedua terduga pelaku diamankan setalah kedapatan melempar batu dan merusak kaca gedung DPRD. Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi mengatakan, kedua pelaku kini telah diamankan di Mako Polres Palopo.

“Fangki mengakui perbuatannya melakukan pelemparan dikantor DPRD kota Palopo sebanyak 10 kali menggunakan batu,” ucap Supriadi, Selasa (2/9/2025).

“Sedangkan Nugrah mengakui perbuatannya membawa dan meledakan 1 petasan jenis kembang api yang menurutnya petasan jenis kembang api tersebut diberikan oleh seorang mahasiswa yang ia tidak kenal namun yang ia ketahui menggunakan almamater berwarna Biru,” tambahnya.

Supriadi menjelaskan bahwa pelaku Fangki mengaku mengikuti demo setelah dijanji diberi uang senilai Rp 400 ribu oleh seorang mahasiswa.

Tulis seorang warga yang mengikuti demo di DPRD Palopo (Foto: indeksmedia).

Sedangkan, Nugrah mengaku mengikuti demonstrasi tersebut atas keinginannya pribadi.

“Fangki mengakui perbuatannya bahwa yang mengajak ia ikut demo ialah lelaki Egi yang berkuliah di Politeknik Dewantara Kota Palopo dan dijanjikan uang sebanyak Rp. 400.000.- setelah melaksanakan demo di kantor DPRD Palopo,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Palopo, berakhir ricuh yang mengakibatkan sebanyak 3 orang anggota polisi luka terkena lemparan batu.

Kejadian tersebut bermula ketika secara tiba-tiba para demonstran menarik diri ke depan pagar gedung DPRD dan secara langsung melakukan lemparan secara beramai-ramai.

“Personil polres ada 3 orang mengalami luka-luka akibat kena lemparan batu dan rawat jalan, korban mengalami luka-luka terbuka bagian alis, luka bagian hidung dan ada luka bagian bibir, semuanya akibat kena lemparan batu pendemo,” ujar Supriadi.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!