Jelang Musda, 10 Tokoh Pemuda Siap Pimpin KNPI Palopo
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palopo, suhu dinamika organisasi kepemudaan mulai menghangat.
Sejumlah nama figur muda dari berbagai latar belakang organisasi dan profesi mulai bermunculan sebagai bakal calon Ketua DPD KNPI Kota Palopo periode 2025–2027.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa KNPI masih menjadi organisasi strategis yang diminati banyak kalangan muda. Tak hanya dari jalur struktural, para calon juga datang dari basis akar rumput, komunitas, akademisi, hingga aktivis sosial yang memiliki gagasan segar untuk kemajuan pemuda Kota Palopo.
Berdasarkan penelusuran berbagai sumber informasi terbuka, setidaknya ada sepuluh nama yang mulai disebut dalam bursa pencalonan. Beberapa di antaranya bahkan telah menyampaikan kesiapannya secara terbuka dan mulai aktif menjalin komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) peserta Musda.
Berikut daftar para figur muda tersebut:
1. Ahmad Rifai Saputra
Mantan Sekjen BEM IAIN Palopo dan kader HMI. Ia dikenal vokal dalam memperjuangkan inklusivitas pemuda di sektor industri kreatif, dan menginginkan KNPI menjadi rumah besar bagi komunitas produktif dan pelaku ekonomi pemula.
2. Didit Prananda
Aktivis dan mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin. Didit membawa konsep “Arah Baru untuk Pemuda Palopo” dengan fokus pada digitalisasi gerakan, penguatan literasi media, dan kemitraan lintas sektor antara pemuda, pemerintah, dan swasta.
3. Ricky Gazali
Aktivis dari lingkungan Pemuda Muhammadiyah dan akademisi. Ia disebut-sebut sebagai sosok progresif yang dinilai mampu menjembatani kebutuhan generasi muda muslim urban dengan gerakan pemuda yang lebih luas.
4. Arzad
Sekretaris Jenderal Gerakan Anak Muda Palopo (AMPO), Ketua Karang Taruna Kecamatan Sendana, dan Sekretaris PAC GP Ansor. Dikenal sebagai figur pemuda pinggiran yang membawa semangat membumikan KNPI agar lebih merata menyapa komunitas pelosok, pelaku sosial akar rumput, dan kelompok pemuda non-struktural.
5. Awaluddin
Relawan kemanusiaan Luwu Raya, kader GP Ansor, dan aktif di OPAB GALIR, sebuah organisasi pecinta alam. Ia menyatakan kesiapannya maju sebagai calon ketua KNPI dengan membawa nilai-nilai produktivitas, religiusitas, dan keterwakilan pemuda akar rumput.
6. Andra Makkasau
Akademisi dan mahasiswa doktoral di Malaysia yang juga dikenal sebagai staf ahli DPR RI. Aktif di Pemuda Muhammadiyah dan organisasi nasional lainnya, ia menawarkan kepemimpinan visioner dan jaringan nasional.
7. Lukman Ja’far
Kader PMII, eks pengurus BEM IAIN Palopo, serta pernah terlibat dalam tim pemenangan Pilkada. Ia mengusung pendekatan kolaboratif dan menyasar keterlibatan pemuda lintas organisasi secara setara.
8. Darsuni Dwi Putra (Bung Oni)
Alumni Teknik Sipil UMI dan Ketua BM PAN Palopo. Ia secara terbuka menyatakan telah melakukan konsolidasi intensif dengan sejumlah OKP dan aktif membangun jaringan komunikasi antar komunitas.
9. Masyudi MP
Sekretaris DPD KNPI Palopo saat ini, dan dikenal luas di lingkungan PMII. Dengan pengalamannya di dalam struktur organisasi, ia disebut-sebut sebagai salah satu figur paling siap secara teknis dan jaringan.
10. Ahmad Nouruzzaman
Akademisi dan mantan pengurus KNPI dua periode sebelumnya. Ia membawa pendekatan moderat, rasional, dan terukur dalam mengelola organisasi kepemudaan.
Dinamika Semakin Terbuka
Meskipun pendaftaran resmi calon ketua belum dibuka, geliat politik pemuda di tingkat OKP sudah terasa. Beberapa kandidat sudah mulai mendekati organisasi-organisasi peserta Musda, membangun komunikasi, serta menyampaikan visi dan arah gerak jika kelak terpilih.
Musda VII KNPI Palopo sendiri direncanakan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang. Saat ini, tahapan awal berupa verifikasi OKP sedang dilakukan oleh panitia pelaksana, sebelum proses penjaringan dan pemilihan kandidat dimulai secara formal.
Situasi ini memperlihatkan bahwa regenerasi di tubuh KNPI Palopo berjalan dinamis. Banyaknya kandidat yang maju menunjukkan bahwa organisasi ini tetap menjadi simbol penting dalam lanskap kepemudaan kota.
KNPI Butuh Kepemimpinan Baru yang Adaptif
Para pemuda Palopo berharap Musda kali ini tak hanya menjadi ajang perebutan posisi, tetapi benar-benar melahirkan pemimpin yang mampu membumikan kembali peran KNPI. Tantangan ke depan tidak ringan: ketimpangan partisipasi antar kelompok pemuda, terbatasnya akses terhadap ruang kreatif, hingga minimnya koneksi pemuda dengan kebijakan publik, semua membutuhkan penyelesaian nyata.
Dengan latar belakang dan warna yang beragam dari para calon, publik menaruh harapan agar Ketua KNPI Palopo yang terpilih nanti adalah sosok yang mampu menyatukan kekuatan pemuda dan menjadikan KNPI sebagai rumah bersama yang progresif, inklusif, dan benar-benar berdampak.





Tinggalkan Balasan