Gegara Futsal, Bentrok Antar Pemuda Pecah di Luwu
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Bentrok antar pemuda dari tiga desa pecah di perbatasan Kota Palopo dan Kabupaten Luwu.
Aksi saling serang tersebut terjadi pada Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 20.00 Wita. Kapolsek Bua, Iptu Anwar mengatakan bentrokan tersebut dipicu oleh gesekan saat pertandingan futsal.
“Insiden ini berawal dari gesekan saat pertandingan futsal antara pemuda Desa Padang Kalua dan Tanarigella di Palopo. Usai pertandingan, terjadi perkelahian lanjutan di luar lapangan,” ujar Anwar, Senin (4/8/2025).
Anwar menuturkan, setelah sempat saling serang, pemuda asal Padang Kalua kemudian deluan kembali ke desanya. Namun, sekitar pukul 21.30 Wita, mereka dilaporkan melakukan penghadangan terhadap pemuda dari Tanarigella dan Tiromanda di gerbang batas kota Palopo.
“Setelah itu, pemuda Desa Padang Kalua kembali lebih dulu ke wilayahnya dan melakukan penghadangan terhadap pemuda dari Tanarigella dan Tiromanda di batas kota,” katanya.
Anwar menjelaskan, ketegangan kembali memuncak sekitar pukul 23.00 Wita. Secara tiba-tiba gabungan pemuda Tanarigella dan Tiromanda menyerang balik kelompok Padang Kalua menggunakan batu dan senjata tajam jenis parang.
Aksi saling lempar pecah di sekitar Jalan Poros Palopo-Makassar, tepatnya dekat Lapangan Andi Maradang, Kecamatan Bua.
“Gabungan pemuda Tanarigella dan Tiromanda sempat melakukan penyerangan balik menggunakan batu dan parang. Aksi saling lempar terjadi di jalan poros, tapi tidak ada korban dalam kejadian ini,” jelasnya.
Petugas dari Polsek Bua bersama Brimob Kompi 3 Yon D yang turun ke lokasi langsung membubarkan massa.
Patroli juga dilakukan ke tiga desa, yakni Padang Kalua, Tanarigella, dan Tiromanda untuk mencegah bentrok susulan.
“Kami langsung turunkan personel untuk membubarkan massa. Situasi mulai kondusif sekitar pukul 01.00 Wita dan hingga dini hari masih dilakukan patroli untuk mencegah bentrok susulan,” tandasnya.





Tinggalkan Balasan