45 Bule Bertamu di Istana Datu Luwu Palopo, Jerry: “I Like This Cake”

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID –Istana Kedatuan Luwu yang terletak di Jl. Landau No.18, Kelurahan Batupasi, Kota Palopo, menerima sebanyak 45 turis (bule) mancanegara, Selasa (21/07/2025).

Rombongan turis yang didominasi dari Australia dan Amerika Serikat, serta beberapa dari Selandia Baru, diterima dua tokoh Kedatuan Luwu, Opu Maddika Bua dan Andi Syaifuddin Kaddiraja.

Para bule itu tiba di Pelabuhan Tanjung Ringgit Kota Palopo menggunakan kapal pesiar Silversea.

Begitu tiba di Istana Kerajaan Tertua di Tanah Luwu mereka disambut hangat dengan pertunjukan tarian khas Luwu yang menggambarkan kekayaan budaya dan adat istiadat masyarakat setempat.

Setelah itu, para wisatawan dipersilakan masuk ke dalam istana dan disuguhi aneka kue tradisional khas Luwu, salah satunya adalah onde-onde.

Kue manis berbentuk bulat ini ternyata menarik perhatian para turis.

” I like this cake (onde-onde), because very sweet and Chewy,” ujar Jerry, salah satu wisatawan asal New Zealand, sambil tersenyum.

Bule bertamu di Kedatuan Luwu. (Foto: Adrian).

Sementara itu, Opu Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiraja, selaku tokoh Kedatuan Luwu, menyambut baik kehadiran wisatawan asing ini. Ia berharap, kunjungan tersebut dapat menjadi awal promosi yang lebih luas tentang keberadaan Kerajaan Luwu sebagai destinasi wisata budaya agar bisa berskala internasional.

“Harapan kita, semoga Kerajaan Luwu ini, lewat pariwisata dan kunjungan para turis mancanegara, bisa dikenal luas dan menjadi tempat wisata budaya internasional, khususnya di Tanah Luwu dan Kota Palopo,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palopo, Magfirani Nassa, menjelaskan bahwa kedatangan para turis ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata dalam mempromosikan potensi lokal melalui paket wisata yang disebar dalam bentuk brosur di kapal-kapal pesiar yang melintasi Teluk Bone.

“Ini adalah bagian dari paket perjalanan yang kami buat bersama Dinas Pariwisata. Brosur-brosur itu kami sebarkan di kapal pesiar yang melewati Teluk Bone dan singgah di Pelabuhan Tanjung Ringgit,” jelas Magfirani.

Ia juga menambahkan, meskipun tersedia pilihan paket wisata lain seperti langsung ke Toraja, namun sudah banyak turis yang lebih memilih datang ke Palopo untuk melihat langsung keunikan budaya Kerajaan Luwu. (Adrian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!