Pertanian, Banjir dan KMP “Alot” Direses Masa Sidang III di Telluwanua Palopo
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Pertanian banjir dan Koperasi Merah Putih (KMP) paling alot dibahas pada reses masa sidang tiga (III) di Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, Rabu (16/07/2025).
Tak ketinggalan lima anggota dewan Dapil IV, yakni Tamin Somba, Bata Manurung, Aris Munandar, Chaeril, Sadam SH dan Rosmiani SPd AUD, ikut duduk bersama undangan reses membahas persoalan di tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Telluwanua.
Kadis Pertanian dan Perkebunan (Kadistabun) Kota Palopo, Ibnu Hasyim, menyempatkan diri hadir di reses.
Taming Somba, mengatakan Telluwanua merupakan salah satu penyangga pangan terbesar di Kota Palopo.
“Bicara soal pangan, tentu mencakup masalah pupuk, bibit sampai pada obat dan hama. Semua akan kita kupas pada reses sidang tiga kali ini,” kata Taming Somba, ditengah-tengah reses.
Disamping itupula, lanjut Fraksi Gerindra ini, ada tradisi banjir yang menjadi salah satu pokok permasalahan terbesar yang mengarah pencapaian hasil produksi pangan di wilayah tersebut.
“Selanjutnya, KMP yang dibentuk di 48 kelurahan di Palopo termasuk di Telluwanua betul-betul harus dikelola dengan baik. Jika dikemudian hari ditemukan adanya kekeliruan terhadap pengurus mama tentu kita akan evaluasi,” kata Taming Somba.
Tujuh kelurahan di Telluwanua, bagi dua wilayah tersebut langganan banjir, seperti sebut dia, Mancani, Jaya, Maroangin, Pentojangan dan terparah di Salubattang.
“Mika dari itu kita bawa BPBD untuk mendengarkan langsung apa sebabnya dan apa solusi mengatasi persoalan banjir,” bebernya.
Sementara itu, Bata Manurun, mengatakan reses merupakan komunikasi dua arah, antara legislatif dan eksekutif.
“Tujuannya untuk mendengarkan langsung apa masalah yang terjadi di tingkat bawah,” jelas politisi Partai Demokrat.





Tinggalkan Balasan