Ketua DPRD Palopo Janji Usut Aduan Lurah Soal Kejanggalan Data Penerima PKH di Wara Barat
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Lurah Lebang, Darman, angkat bicara terkait adanya kejanggalanm data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo. Menurutnya, penerima PKH sangat tidak tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Darman saat menghadiri reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo daerah pemilihan III di Kecamatan Wara Barat pada Selasa, (15/07/2025).
Menurut Darman, pendamping PKH dinilai tidak profesional dalam melakukan pendataan, sehingga banyak dari penerimanya yang terbilang sangat mampu.
“Saya sangat kecewa, pendamping PKH tidak berkondisi saat mendata warga. Padahal kami yang lebih tahu kondisi warga kami sendiri. Warga yang layak menerima bantuan malah terabaikan, posisinya digantikan oleh orang mampu,” keluhnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Palopo, Darwis berjanji akan memanggil Dinas Sosial dan instansi terkait untuk membahas dan menanyakan terkait syarat dan data penerima PKH di Kecamatan Wara Barat.
Baca Juga: 5 Lurah Sampaikan Aspirasi ke DPRD Palopo Saat Reses, Darwis: Pasti Kami Pertimbangkan
“Kita akan panggil Dinas Sosial dan pihak statistik agar kita satu persepsi. Data ini harus akurat dan tepat sasaran, tidak boleh ada perubahan-perubahan data karena kepentingan tertentu,” tegasnya.
Darwis juga menegaskan akan melayangkan surat kepada Dinas Sosial atas ketidakhadiran mereka dalam reses yang bertujuan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat tersebut.
Untuk diketahui, selain masalah PKH, reses yang dihadiri lima lurah se-Kecamatan Wara Barat itu juga menerima berbagai aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan.
Darwis menjelaskan, selanjutnya pihak DPRD Palopo akan berkoordinasi dengan camat dan lurah terkait skala prioritas dan sumber pendanaan untuk usulan-usulan tersebut.
“Kita akan koordinasi dengan camat dan lurah untuk menentukan skala prioritas, lalu kita lihat pembiayaannya, sumber dananya dari mana, baru kita bisa menentukan langkah selanjutnya,” tutupnya.





Tinggalkan Balasan