FEBI UIN Palopo Gelar Penarikan Mahasiswa Magang di Dua Provinsi
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menarik ratusan mahasiswa dari program magang yang dilaksanakan di berbagai instansi dan perusahaan mitra di dua provinsi.
Kegiatan penarikan ini berlangsung pada 26 dan 30 Juni 2025, menandai berakhirnya masa magang 376 mahasiswa FEBI yang tersebar di wilayah Tana Luwu dan Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), serta di Kabupaten Kolaka Utara dan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penarikan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan dunia kerja, memperlihatkan bahwa UIN Palopo terus menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga untuk mendukung peningkatan kualitas lulusan.
Dekan FEBI UIN Palopo, Anita Marwing, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menjadi tempat magang, khususnya 76 instansi, mulai dari sektor pemerintahan, swasta, hingga UMKM.
“Izinkan saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak instansi dan lembaga mitra yang telah berkenan menjadi tempat magang bagi mahasiswa kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut bukan hanya formalitas, melainkan kontribusi konkret dalam penguatan kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi dan bisnis Islam.
“Kerja sama ini bukan hanya bentuk kolaborasi kelembagaan, tetapi juga kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi generasi muda,” jelasnya.
Anita juga menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual yang diperoleh mahasiswa di tempat kerja sebagai pelengkap dari proses akademik di kampus.
“Ruang belajar di dunia kerja sangat penting dalam membentuk karakter, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi tantangan karier ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Magang, Arzal Syah, menyampaikan bahwa pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama masa magang bukan hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi peluang membangun relasi profesional yang akan berguna dalam perjalanan karier mereka.
“Kami berharap pengalaman ini tidak hanya memperkuat kompetensi profesional mahasiswa, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun jejaring dan integritas di dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai etika dan integritas kerja yang diperoleh langsung dari lingkungan kerja nyata.
“Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin. Semoga terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak,” tutupnya.





Tinggalkan Balasan