Proyek Parawisata Rp12 M di Battang Palopo Terancam Gagal, Ada Oknum Diduga Minta “Fee”

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID-Proyek pembangunan lokasi Parawisata di Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Kota Palopo terancam gagal.

Betapa tidak, kegiatan yang menelan anggaran Rp12 Miliar (M) yang diperoleh dari Nurwegia yang statusnya hibah tersebut harusnya sudah dikerjakan Juli 2024.

Beberapa rumor berkembang, belum dikerjakannya proyek tersebut disebabkan ada oknum yang menghalangi.

“Harusnya sudah dikerjakan Juli tahun lalu (2024), tapi ada beberapa hal yang perlu dilengkapi sehingga menyebrang di 2025. Kabar terbaru proyek ini sudah mau eksen tapi ada oknum yang meminta fee proyek dengan jumlah yang cukup besar sehingga sampai hari ini proyeknya belum dikerja,” kata pengawas proyek, Imam kepada Indeksmedia, Senin (16/06/2025).

Proyek tersebut lanjut Imam diketuai Muzakkir selaku Ketua Gabungan Kelompok (Gakoptan) yang ada di Battang.

Selama 10 tahun proyek tersebut diperjuangkan hingga akhirnya tahun 2024 dikucurkan.

“Sebenarnya tinggal eksen, tapi ya itu tadi ada oknum yang mau minta fee dengan jumlah yang cukup besar sehingga proyek terkatung-katung,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Gakoptan Battang, Muzakkir yang dikonfirmasi belum bisa memberikan komentar banyak

Ditanya soal oknum yang menghalangi dengan modus minta fee, belum dibernarkannya.

“Kalau soal oknum yang menghalangi dan meminta fee itu belum terkonfirmasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!