Jelang Pra Porprov Sulsel XVIII 2025 di Lutra, Tim Laskar Sawerigading Palopo Terbentur Dana

TIM keseblasan sepak bola Kota Palopo, saat memusatkan latihan di Lapangan Gaspa Kota Palopo, Selasa (10/06/2025).

 

PALOPO, INDEKSMEDIA-Tim keseblasan sepak bola Palopo tengah mempersiapkan diri jelang Prakualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2025.

Disaat semakin rutin intensif melakukan kegiatan latihan dan uji coba, penampilan Laskar Sawerigading (julukan tim sepak bola Palopo) bakal kesulitan.

Dimana tim tertua di Luwu Raya tersebut hingga kini terkendala pendanaan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Tim, Ishak Yswandi, saat ditemui disela-sela latihan, Selasa siang, (10/06/2025, di lapangan Gaspa, Wara, Kota Palopo.

Dalam kesempatan itu, mantan jurnalis ini menyebut, sebanyak 25 pemain telah dipersiapkan menuju Masamba Luwu Utara (Lutra), sebagai kabupaten pelaksana Pra Porprov Cabor Sepakbola.

“Ada 25 pemain hasil seleksi 3 bulan lalu, terus kami genjot dibawah Pelatih Kepala Coach Gafur, dan beberapa asistennya menghadapi persaingan di Grup B Prakualifikasi Porprov yang setiap 4 tahun sekali digelar,” kata Ishak.

Sekedar diketahui, Di Grup B Pra Porprov XVIII Sulsel ini, Palopo akan bertemu Luwu Utara sebagai tuan rumah, Lutim dan Toraja Utara (Torut).

Untuk porsi latihan yang tadinya 3 perpekan akan menjadi 6 kali seminggu. Yakni Senin, Rabu dan Jumat jam 14.00 sampai jam 16.00.

Disamping itu dirinya juga menyampaikan jika minus 36 hari lagi event bergengsi ini digelar, namun beberapa kendala kini dihadapi oleh Tim PSSI Kota Palopo.

Minimnya anggaran serta perhatian pihak terkait terutama di internal organisasi Askot PSSI Palopo sendiri jadi kendala serius yang bisa berdampak pada prestasi atlet olahraga paling populer untuk bertanding di Mappedeceng Masamba.

“Kami harap bantuan Pemerintah Kota Palopo agar official team dan 25 atlet yang kami siapkan bisa maksimal dan memenuhi target lolos ke Porprov XVIII di Wajo-Bone tahun 2026 mendatang. Pengadaan bola latihan saja kami masih ngutang, belum yang lain-lain, termasuk pemenuhan gizi dan alat penunjang lainnya,” imbuhnya.

Lanjut Iccank, sapaan akrabnya, pihaknya saat ini meminta Ketua Askot PSSI Palopo yang baru terpilih supaya segera merapatkan barisan dan lebih rajin turun ke bawah melihat anak-anak berlatih.

“Berikan mereka support dan perhatian serta pendanaan harus ada kepastian dan kejelasan, kalau anggarannya lambat, ya minta tolong dipercepatlah. Kalau kurang, ya dibantulah dicarikan solusi, dimana bisa kita dapat anggaran karena Cabor sepakbola ini beda dengan Cabor lainnya,” bebernya.

Seraya menambahkan, pihaknya menyadari, dana di KONI Palopo juga terbatas, sehingga Ketua KONI, Taming Somba harus lebih pro aktif berkomuniksi dan memberikan solusi,
“Bukan malah menghindar dan kesannya kurang peka dan peduli terhadap kami dan teman-teman yang sudah meluangkan waktu dan tenaga bahkan biaya sendiri demi adik-adik kita ini. Sebagai duta olahraga yang akan mengharumkan nama Kota Palopo bisa lebih diperhatikan lagi,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!