Tabrakan Truk Semen di Luwu Utara, Diduga Sopir Mengantuk
LUWU UTARA, INDEKSMEDIA.ID – Sebuah truk bermuatan semen menabrak truk lain yang sedang terparkir di pinggir jalan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Insiden ini diduga terjadi karena sopir dalam kondisi mengantuk saat berkendara.
“Sopir mengantuk menabrak truk yang sedang parkir di pinggir jalan, di mana sedang mencoba memperbaiki mobilnya yang pecah ban,” kata Kanit Laka Polres Luwu Utara, Rusdiyanto, Sabtu (31/5/2025).
Kecelakaan tersebut terjadi di Desa Salulimbong, Kecamatan Sabbang, pada Sabtu (31/5) sekitar pukul 10.00 WITA. Rusdiyanto menjelaskan, peristiwa bermula saat truk dengan nomor polisi DP 8202 HJ yang dikemudikan A (40), bersama seorang kernet, melaju dari arah Kota Palopo menuju Masamba.
“Mereka satu atau dari arah Palopo menuju Masamba, kedua truk sama-sama muatan semen,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam kecelakaan ini. Kendati begitu, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kedua pengemudi tidak ada yang mengalami luka, semuanya baik-baik saja. Hanya truk yang mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Rusdiyanto menambahkan, penyelesaian kasus kecelakaan ini kemungkinan akan dilakukan secara kekeluargaan.
“Untuk penyelesaian saat ini kemungkinan secara kekeluargaan,” tambahnya.
Hingga saat ini, kedua truk masih berada di lokasi kejadian. Pihak kepolisian telah melakukan pengaturan lalu lintas serta memasang tanda peringatan untuk mencegah kemacetan.
“Pada saat setelah terjadinya laka lantas saya sendiri tiba di TKP dibantu Polsek Sabbang mengarahkan bahwa untuk memasang tanda peringatan kepada pengendara lainnya yang akan melewati jalan tersebut,” bebernya.
Pihak kepolisian juga telah menyiapkan langkah antisipasi apabila proses evakuasi truk memakan waktu hingga malam hari, petugas akan mengarahkan sopir untuk tetap menyalakan lampu kendaraan guna mencegah kecelakaan lanjutan.
“Jika mobil sampai malam belum baik, kami akan arahkan kembali untuk tetap menyalakan lampu dan memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan