Pasca Banjir di Luwu, Jalan Antar Desa Rusak Parah Diterjang Arus Deras

Gie

LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Banjir yang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) berangsur surut. Meski demikian, sejumlah kerusakan masih terlihat, terutama pada infrastruktur jalan yang terdampak derasnya arus banjir.

Pantauan media ini pada Senin (14/4/2025), pukul 11.17 Wita, salah satu kerusakan terjadi di jalan antar desa di Kecamatan Suli, tepatnya di Desa Kombong. Sebagian aspal jalan terlihat terangkat dan tergerus akibat kuatnya sapuan air bah pada malam kejadian.

Tampak kondisi jalan antar kecamatan di Desa Kombong tampak seperti kubangan akibat terjangan banjir yang terjadi malam sebelumnya.

Camat Suli, Agus Salim, mengatakan bahwa kerusakan tersebut merupakan dampak dari banjir bandang yang melanda dua kecamatan di wilayah tersebut.

“Kalau aspal jalan yang rusak itu, kemungkinan akibat banjir yang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Luwu, salah satunya Kecamatan Suli,” ujar Agus Salim.

Ia menambahkan bahwa sebelum peristiwa banjir, kondisi jalan di wilayah tersebut masih dalam keadaan baik. Namun setelah banjir menerjang, sebagian aspal mengalami kerusakan cukup parah.

“Kalau kondisi semalam itu memang arusnya sangat deras, kemungkinan kerusakan ditimbulkan berakibat rusaknya jalan antar kecamatan,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau warga untuk waspada saat melintasi jalan tersebut karena berisiko menimbulkan kecelakaan.

“Kami berharap agar masyarakat selalu berhati-hati ketika melewati jalur tersebut,” harapnya.

Saat ini Pemerintah setempat masih terus memantau kondisi untuk penanganan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengakibatkan banjir di dua kecamatan. Ratusan rumah warga, fasilitas umum, hingga akses jalan terdampak luapan air.

Peristiwa terjadi pada Minggu (13/04/2025), sekitar pukul 21.15 WITA. Banjir melanda sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Suli Barat dan Suli, dengan tinggi muka air (TMA) antara 50 hingga 150 cm, yang menyebabkan kemacetan di jalan poros provinsi serta lumpuhnya aktivitas warga.

“Hujan di wilayah bagian hulu sungai sejak petang hingga tengah malam mengakibatkan banjir di beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Suli Barat dan Kecamatan Suli,” tulis laporan resmi BPBD Luwu yang diterima pada Senin (14/4/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!