Banjir Landa Tiga Desa di Luwu, Warga Minta Bantuan Evakuasi
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Banjir melanda Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bencana alam ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut.
Dalam video berdurasi 46 detik yang diterima redaksi pada Minggu (13/4/2025), terlihat banjir meluap hingga ke ruas jalan. Sementara itu, video lain berdurasi 37 detik memperlihatkan proses evakuasi sejumlah warga yang terdampak ke lokasi yang lebih aman.
Beberapa rumah warga juga tampak tergenang air. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tiga desa di Kecamatan Suli, yakni Buntu Barana, Lindajang, dan Salubua termasuk daerah rawan banjir.
Warga terdampak pun meminta bantuan pemerintah untuk segera melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi.
“Evakuasi pak camat evakuasi, Buntu sama Lindajang sama Suli Kota yang memang rawan banjir. Deras sekali air di sini,” ujar salah seorang warga dalam rekaman suara yang beredar.
Sementara itu, Kapolsek Suli, AKP Idris saat dikonfirmasi membenarkan tiga desa yang terdampak akibat luapan air sungai.
“Tiga desa itu yang terkena dampak luapan air, Salubua, Lindajang dengan Buntu Barana,” katanya.
AKP Idris menjelaskan bahwa banjir juga sempat menggenangi ruas jalan di wilayah Lindajang, meski hanya pada bagian jalan yang lebih rendah.
“Untuk jalan yang terdampak itu di jalan Lindajang tapi sedikit yang pas jalanannya rendah na lewati,” jelasnya.
Meski air sempat masuk ke beberapa area pemukiman, namun tidak ada warga yang dievakuasi karena ketinggian air masih relatif rendah.
“Untuk sementara tidak ada ji yang dievakuasi karena air masuk cuma setinggi kurang lebih 10cm,” ungkapnya.
Ia menambahkan, banjir dipicu oleh meluapnya aliran sungai-sungai kecil yang tidak mampu menampung curah hujan tinggi.
“Penyebab banjirnya dari sungai-sungai kecil itu karena lagi curah hujan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu terkait kejadian tersebut.





Tinggalkan Balasan