Dinas Perpustakaan Luwu Luncurkan Inovasi Gamacca, Solusi Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Luwu10200 views

LUWU, INDEKS MEDIA – Literasi adalah kemampuan seseorang untuk membaca, memahami, mendengar, berbicara, dan menulis yang memungkinkan komunikasi efektif. Kemampuan ini sangat penting untuk memahami konteks kehidupan sehari-hari. Namun, Indonesia masih tergolong rendah dalam hal literasi dibandingkan negara-negara lain.

Untuk mengejar ketertinggalan ini, pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggalakkan budaya literasi, termasuk literasi baca tulis, literasi digital, dan literasi budaya. Salah satu inovasi mereka adalah aksi perubahan dengan tagline “GAMACCA” atau Gerakan Taman Baca pada fasilitas umum.

Inovasi ini diinisiasi oleh Karmila Karim, ST, MSi, Kepala Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu, yang juga merupakan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator angkatan XII di LAN RI Makassar.

“Perpustakaan Daerah Kabupaten Luwu memiliki banyak koleksi bahan bacaan dengan beragam tema dan segmentasi. Sayangnya, minat pengunjung untuk datang membaca dan meminjam koleksi bacaan tersebut belum signifikan,” ujar Karmila Karim di Taman Baca Andi Benni, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Kamis (4/7/2024).

Karmila menjelaskan bahwa GAMACCA adalah upaya untuk mendekatkan bahan bacaan koleksi Perpustakaan Daerah kepada masyarakat, dengan harapan budaya gemar membaca semakin tumbuh di semua kalangan.

“Taman Baca atau lapak khusus akan ditempatkan di fasilitas umum seperti Ruang Terbuka Hijau, pasar rakyat, ruang tunggu RSUD Batara Guru, restoran, serta tempat-tempat ngopi dan tempat bersantai lainnya,” jelas Karmila Karim.

Dengan adanya GAMACCA, masyarakat Kabupaten Luwu diharapkan dapat menjangkau koleksi bahan bacaan tidak hanya di Gedung Perpustakaan Daerah tetapi juga di fasilitas umum.

Inovasi aksi perubahan Gamacca secara resmi diluncurkan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Luwu, Drs. H. Rahmat Andi Parana, sekaligus membuka lomba bercerita, mendongeng, dan berpuisi tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Luwu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, H. Saiful Latif, memberikan apresiasi atas aksi perubahan Gamacca. Menurutnya, masyarakat saat ini sulit diajak datang ke perpustakaan, sehingga inovasi Gamacca dapat menggerakkan masyarakat untuk gemar membaca.

“Terima kasih kepada ibu Kabid Pengembangan yang telah melakukan proyek perubahan Gamacca. Gerakan Taman Baca pada Fasilitas Umum ini bertujuan untuk menggerakkan masyarakat, khususnya anak-anak kita, baik itu SD, SMP, dan SMA, bahkan kita semua untuk senantiasa mencari ilmu dengan cara membaca, tidak hanya di perpustakaan tetapi juga di fasilitas umum,” kata H. Saiful.

H. Saiful berharap inovasi ini dapat terus berlanjut dan berkembang serta menyarankan agar koleksi bacaan disesuaikan dengan lokasi taman bacanya.

“Buku-buku bacaannya harus dikondisikan dengan fasilitas umum. Misalnya, jika taman bacanya di rumah sakit, maka koleksi bukunya lebih banyak membahas tentang kesehatan. Begitu pula jika di warung kopi atau fasilitas umum lainnya, koleksi bacaannya harus sesuai dengan lokasinya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *