Remaja di Palopo Dikejar dengan Sajam Meninggal Kecelakaan, Ibu Korban Desak Polisi Tangkap Para Pelaku

Tuti, ibu korban.

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Tuti Handayani (39) tak dapat menahan air matanya kala menceritakan kronologis yang menyebabkan Qalfi (17) anaknya meninggal dunia.

Dihadapan wartawan, Warga Kelurahan Balandai, Kota Palopo itu meminta Polres Palopo untuk menghukum para pelaku yang mengejar anaknya hingga mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

“Anak saya dikejar enam pelaku. Kami meminta agar aparat kepolisian segera menangkap para pelaku dan menghukum mereka dengan seberat-beratnya,” kata Tuti saat melakukan Konfrensi pers di kediamannya Perum RSS Balandai, Palopo, Kamis (28/12/2023).

Dia mengatakan, anaknya bersama seorang rekannya bernama Andre dikejar enam orang dengan menggunakan motor.

Nahas, mereka terlibat kecelakaan saat dikejar keenam orang itu. Warga sekitar yang melihat kecelakaan tersebut lalu berniat untuk menolong keduanya yang sudah terkapar tak berdaya.

Namun, aksi penyelamatan warga itu dihentikan para pelaku yang menggunakan senjata tajam. Mereka mengancam warga agar tak menolong mereka.

Bahkan, salah satu warga terkena busur lantaran akan menolong korban. Qalbi dan Andre baru bisa ditolong saat salah seorang warga berteriak bahwa korban adalah anak polisi.

Hal itu membuat para pelaku takut dan melarikan diri. Sementara dua korban dibawa ke RSUD Sawerigading. “Kejadiannya terjadi pada 1 Desember 2023 lalu. Kami minta agar para pelaku segera ditangkap,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Alvin Aji Kurniawan mengatakan telah melakukan gelar perkara dan menetapkan dua orang sebagai tersangka dan satu orang dinyatakan tidak terlibat dalam kasus tersebut.

“Prosedurnya sudah kita jalani, jadi satu orang itu tidak terlibat karena ada rentan waktu. Sehingga satu orang tidak memenuhi unsur keterlibatan. Kemudian untuk tiga orang lainnya yang diduga juga turut serta, kami masih lakukan penyelidikan tempat mereka bersembunyi,” ucap Alvin. (adrian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!